Hidup itu Anugerah

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN

12/11/2009 11:15

Oleh : Indri Mirah Jayati

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN

Oleh :Muslim

Mahasiswa Pascasarjana UPI Bandung

 

Pengaruh globalisasi semakin terasa dengan semakin banyaknya saluran informasi dalam berbagai bentuk seperti elektronik maupun non elektronik seperti surat kabar, majalah, radio, telefonTV, fax, computer, internet, satelit komunikasi dsb. Teknologi informasi dan komuniksi terus berkebang cunderung akan mempengaruhi segenap bidang termasuk bidang pendidikan kejuruan dan pelatihan yang akan semakin banyak di warnai oleh teknologi komunikasi dan informasi. Secara kusus pendidikan dan pelatihan akan ada kecenderungan :

1.      Bergesernya pendidikan & pelatihan

2.      Tumbuh & makin memasyarakatnya pendidikan terbuka / jarak jauh

3.      Semakin banyaknya pilihan sumber belajar yang tersedia

4.      Diperlukanya standar kualitas global

5.      Semakin diperlukanya pendidikan sepanjang hayat(life long learning)

Aplikasi teknologi & informasi telah memungkinkan terciptanya belajar global yang berhubungan dengan jaringan yang menempatkan siswa di tengah-tengah proses pmbelajaran, dikelilingi oleh sumber belajar dan layanan belajar elektronik

Arti teknologi informasi bagi dunia pendidikan berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Peran yang dapat di berikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi rekreasi, rohani dll.

 

IMPLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI PADA PENDIDIKAN KEJURUAN

Adanya internet membuka informasi yang tadinya susah di akses.Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi.Perpustakaan merupakan sumber informasi yang sangat mahal harganya ( berapa banyak peroustakaan di Indonesia & bagaimana kualitasnya ) adanya internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika serikat. Mekanisme akses perpustakaan dapat di lakukan dengan menggunakan Program kusus ( biasanya menggunakan standar Z39.50 seperti WAIS1) aplikasi telnet ( seperti pada aplikasi hytelnet ), atau melalui web browser ( Netscape atau Internet Explorer ).

Inisiatif-inisiatif penggunaan IT dan internet di bidang pendidikan di Indonesia sudah mulai bermunculan,salah satu inisiatif yang sekarang giat dilakukan adalah program “Sekolah 2000”dimana ditargetkan sejumlah sekolah( kususnya SMU&SMK ).

1WAIS =WIDE AREA INFORMASI SISTEM

2 http://www.lighs.com/hytelnet/sites1.html

 

E-LEARNING

Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan yang tatap muka konvesional kearah pendidikan yang lebih terbuka. Sebagai contoh kita melihat di prancis proyek fleksibel Learning. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich pada awal tahun 70-an tentang Pendidikan tanpa sekolah, yang secara ekstrimnya guru tidak lagi di perlukan.

Mason R (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih di tentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi & kolaborasi bukanya gedung sekolah. Namun teknologi tetap akan memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin.

Tony Bates (1995 ) menyatakan bahwa teknologi bapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila di gunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihandan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.

Alisjhbana 1 (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan & pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just one Time)”. Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah,kolaboratif & inter-disipliner.

Kesimpulanya: Bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktifitas kerja saat itu juga dan kompetitif.

Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah :

·         Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning).

·         Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.

·         Sharing Resource bersama antara lembaga pendididkan / latihan dalam sebuah jaringan

·         Perpustakaan & Instrumen pendidikan lainnya (Guru, Laboraturium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.

·         Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV Dan Video.

Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antar mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek jadwal keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semua itu sudah dapat dilakukan.

Faktor utama dalam distance learning sealama ini dianggap masalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanay. Namun demikian, denagn media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk rea time dapat dilakukan misalnya dalam suatu Chatroom, interaksi langsung dalam real audio atau real video & online meeting.

 

DISTANCE LEARNING (On Line)

Pendidikan jarak jauh adalah sekumpulan metode pengajaran dimana aktivitas pengajaran dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar. Pemisah kegiatan tersebut dapat berupa jarak isik, misalnya peserta ajar bertempat tinggal jauh dari institusi pendidikan. Pemisah dapat pula jarak non-fisik yaitu berupa keadaan yang memaksa seseorang yang bertempat tinggal dekat dari lokasi institusi pendidikan namun tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di institusi tersebut

.

Virtual School dan Virtual University

Virtual University merupakan aplikasi baru bagi internet. Virtual University mempunyai karakreristik yang scalable, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses orang banyak. Jika hanya pendidikan dilakukan dalam kelas biasa berapa jumalh orang yang ikut dalam satu kelas? Jumlah peserta mungkin diisi 40-50 orang. Virtual University dapat diakses oleh siapa saja, darimana saja. Penyediaan Layanan Virsual University ini adalah www.ibuteledukasi.com . Mungkin sekarang ini Virtual University layanannya belum efektif karena teknologi yang masih minim. Namun diharapkan dimasa depan Virtual University ini dapat menggunakan teknologi yang lebih handal semisal video streaming yang dimasa mendatang akan dihadirkan oleh ISP local, sehingga tercipta suatu system belajar mengajar yang efektif yang diimpikan oleh setiap ahli IT di dunia pendidikan.

Virtual School juga diharapkan untuk hadir pada jangka waktu satu dasawarsa kedepan. bagi Indonesia, manfaat-manfaat yang disebutkan diatas sudah dapat menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan internet sebagai infrastruktur dalam bidang pendidikan.

 

KESIMPULAN

Tuntututan pembelajaran di masa yang akan dating harus bersifat terbuka dan dua arah,  beragam, multi disifliner serta terkait pada produktifitas kerja “ saat iti juga” dan kompetitif.

Teknologi informasi dan telekomunikasi dengan murah dan mudah akan menghilangkan batasan-batasan antara ruang dan waktu yang selama ini membatasi dunia pendidikan. Beberapa konsekuensi logis yang terjadi anatara lain adalah: (1) Mahasiswa dapat dengan mudah mengambil matakuliah dimanapun di dunia tanpa terbatas lagi pada batasan dan institusi dan Negara; (2) Mahasiswa dapat dengan mudah berguru pada orang-orang ahli /  pakar dibidang yang diminatinya. Cukup banyak pakar didunia ini dengan senang hati menjawab berbagai pertanyaan yang dating; (3) Kuliah dapat dengan mudah diambil di berbagai penjuru dunia tanpa tergantung pada universitas tempat si mahasiswa belajar.

Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan akan memungkinkan terciptanya sistem pembelajaran elektronik seperti : e-Learning, Distance Learning, Virtual Univercity dan penggunaan perangkat informasi interaktif ( CD-ROOM). Dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran atau pandidikan memungkinkan hasil pendidikan lebih baik (30 %) lama pendidikan akan lebih singkat (40 %) dan dengan biaya yang relatif rendah (30 %) (studi yang akan dilakukan Amerika).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Back

Search site

© 2009 All rights reserved.